AROGANSI OKNUM WARTAWAN BAKINEWS DIPERTANYAKAN KREDIBILITASNYA
MACCININEWS--- Makassar (19/11) Salah satu Wartawan dari Media BAKiNews mendatangi Kantor Saya dan meminta data dengan memberi deadline waktu kepada saya, sementara surat yang dikirimkan ke kantor saya tidak berstempel dan sifatnya memaksa seperti Penyidik, padahal setahu saya Wartawan kan punya etika dan Ptosedur apabila mrmbutuhkan data untuk Kepentingan Publik. Kami yang ada ditingkat Kelurahan siap melayani siapapun mereka selama sesuai prosedur jika ada hal yang urgen maka diberi kebijakan oleh Pimpinan kami. Semestinya sebagai seorang Wartawan yang baik tentu dapat menjadi Mitra Pemerintah bukan sebaliknya.
Perlu dipahami bahwa kami yang bertugas ditingkat Kelurahan senantiasa memberikan pelayanan sesuai Tupoksi kami, artinya apabila ada warga atau lembaga yang meminta data yang terkait Retribusi Sampah maka harus menyurat ke camat paling tidak ada disposisi sehingga dengan dasar itu kami dapat memberikan data yang diminta. Bukan malah meminta data dengan nada mengancam dan bersifat arogan. Dengan kejadian ini saya akan melaporkan kepihak Berwenang dan malah Oknum Wartawan tersebut memberitakan hal-hal yang tidak sesuai Fakta dilapangan.
Sebagai Staf yang diberikan kewenamgan dari Pimpinan untuk memetiksa surat dari BAKiNews, saya menemukan beberapa Keganjilan, seperti Surat tanpa Stempel, Padahal berbentuk Lembaga, pada surat tersebut tidak melampirkan disposisi atau rrkomendasi dari Camat apabila data yang diminta sifatnya diatur oleh Undang-Undang atau Perda. Dengan demikian kami memganggap bahwa apa yang dilakukan Bakinews sudah melampaui kerja penyidik. Terjadinya Perang Mulut akibat sifat Arogansi Saudara Arifwangsyah (Wartawan Bakinees) yang menggertak-gertak kami jika surat tersebut belum sempat kami balas karena masih tahal koordinasi ke pempinan yang lebih Tinggi.
Sikap Pemaksaan untuk meminta Data Yang dilakukan oleh Arifwansyah tidak bisa ditolerir karena dianggap melampau tugasnya selaku Wartawan, semestinya BAKi NEWS menyurat terlebih dahulu ke Camat selaku Pimpinan yang membawahi Kelurahan, bukan melakukan hal-hal yang melanggar prosedur dalam menjalankan tugasnya. Jika sifat Arogansi yanh ditonjolkan, maka tidak menutup kemungkinan kami Lakukan tindakan Hukum yang mengarah pada Pelaporan Oknum Wartawan tersebut.
Seyogyanya tidak ada lagi sifat-sifat yang memaksakan kehendak untuk mencapai tujuan tertentu, tetapi harus lebih mengedepankan Sikap Profesionalisme dan Persuasif karena media adalah Mitra Pemerintah dalam melakukan kontrol yang prosedural (sesuai kode etik), kami berharap Oknum-oknum Wartawan yang demikian tidak tidak terjadi lagi di Kelurahan Maccini, jika ada, maka kami akan lawan secara hukum yang berlaku.
Kami mengapreasiasi beberapa Wartawan Online yang datang kepada kami meminta Informasi, secara terbuka kami melayani karena sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku. Artinya kami sangat menjunjung keterbukaan kepada siapa saja, asal sesuai aturan yang berlaku. (SN)
Perlu dipahami bahwa kami yang bertugas ditingkat Kelurahan senantiasa memberikan pelayanan sesuai Tupoksi kami, artinya apabila ada warga atau lembaga yang meminta data yang terkait Retribusi Sampah maka harus menyurat ke camat paling tidak ada disposisi sehingga dengan dasar itu kami dapat memberikan data yang diminta. Bukan malah meminta data dengan nada mengancam dan bersifat arogan. Dengan kejadian ini saya akan melaporkan kepihak Berwenang dan malah Oknum Wartawan tersebut memberitakan hal-hal yang tidak sesuai Fakta dilapangan.
Sebagai Staf yang diberikan kewenamgan dari Pimpinan untuk memetiksa surat dari BAKiNews, saya menemukan beberapa Keganjilan, seperti Surat tanpa Stempel, Padahal berbentuk Lembaga, pada surat tersebut tidak melampirkan disposisi atau rrkomendasi dari Camat apabila data yang diminta sifatnya diatur oleh Undang-Undang atau Perda. Dengan demikian kami memganggap bahwa apa yang dilakukan Bakinews sudah melampaui kerja penyidik. Terjadinya Perang Mulut akibat sifat Arogansi Saudara Arifwangsyah (Wartawan Bakinees) yang menggertak-gertak kami jika surat tersebut belum sempat kami balas karena masih tahal koordinasi ke pempinan yang lebih Tinggi.
Sikap Pemaksaan untuk meminta Data Yang dilakukan oleh Arifwansyah tidak bisa ditolerir karena dianggap melampau tugasnya selaku Wartawan, semestinya BAKi NEWS menyurat terlebih dahulu ke Camat selaku Pimpinan yang membawahi Kelurahan, bukan melakukan hal-hal yang melanggar prosedur dalam menjalankan tugasnya. Jika sifat Arogansi yanh ditonjolkan, maka tidak menutup kemungkinan kami Lakukan tindakan Hukum yang mengarah pada Pelaporan Oknum Wartawan tersebut.
Seyogyanya tidak ada lagi sifat-sifat yang memaksakan kehendak untuk mencapai tujuan tertentu, tetapi harus lebih mengedepankan Sikap Profesionalisme dan Persuasif karena media adalah Mitra Pemerintah dalam melakukan kontrol yang prosedural (sesuai kode etik), kami berharap Oknum-oknum Wartawan yang demikian tidak tidak terjadi lagi di Kelurahan Maccini, jika ada, maka kami akan lawan secara hukum yang berlaku.
Kami mengapreasiasi beberapa Wartawan Online yang datang kepada kami meminta Informasi, secara terbuka kami melayani karena sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku. Artinya kami sangat menjunjung keterbukaan kepada siapa saja, asal sesuai aturan yang berlaku. (SN)
Komentar
Posting Komentar